Customer Reviews
See what our customers have to say about their experience with us.
44 reviews
Guntari Dwi anggraini
yaya cantik
nasgornya asin
Mas Eko
Kafe baru di Cilacap kota, penasaran dan akhrinya nyoba. Untuk tempat yg didalam nyaman bersih adem dan no smoking (cocok buat yg bawa bocil). Makanan enak, kopi nya juga enak, hanya saja untuk harga lumayan overprice dan kurang cocok untuk kaum mendang mending.
Desta Eko Prasetyo
Enakk, Wajibbb cobaaaa!
Wildhan Kce
spot fotonya bagus bagus🤩 …
Passchya Adellyna Kumala Sarii
Tempatnya cozy abiesss🥰👏 …
Elisa Wolf
Suka banget 😍
Agus Darmawan
Cafe yang letaknya di tengah kota Cilacap, Laksana Coffee. Tersedia menu makan dadi ricebowl, nasgor, miegor dan lainnya termasuk minuman seperti kopi, teh, milkshake juga. Rasa makanan lumayan walau bisa ditingkatkan dengan harga yang masih terjangkau. Fasilitas ada indoor ac non smoking, indoor ac smooking, outdoor, mushola, toilet dan parkiran di depan atau bahu jalan. Pelayanan ramah, cepat dan sudah bisa pake Qris
widia cjr
A. Adhi Nugraha
Menunya cukup lengkap. Pilihan minuman ada kopi dan non-coffee, makanannya juga beragam seperti bakmi, nasi goreng, dan menu kafe pada umumnya di Cilacap. Dari sisi bangunan, eksteriornya cukup menarik. Fasad depan banyak menggunakan kaca lebar, jadi kelihatan terbuka dan cukup mengundang orang untuk masuk. Di bagian depan ada area outdoor, dan di sisi kiri bangunan tersedia area semi-outdoor yang kemungkinan difungsikan sebagai smoking area. Interiornya sendiri tergolong sederhana, dengan perpaduan gaya industrial dan modern. Dinding dicat abu-abu, lantai semen ekspos. Furniturnya bervariasi, tapi sebagian besar menggunakan kursi rangka besi dengan dudukan plastik atau mesh. Kursi yang aku pakai berbahan mesh dengan rangka besi. Untuk duduk sebentar masih oke, tapi kurang nyaman untuk waktu lama. Material mesh-nya terasa cukup tipis dan rangkanya ringan, jadi menurutku kurang ideal untuk penggunaan jangka panjang, terutama buat semua tipe pengunjung. Dari segi ambience, pencahayaannya terasa kurang menyatu. Area dalam banyak memakai downlight putih yang cenderung dingin (cool white), jadi kesannya agak kurang hangat untuk ukuran kafe. Lampu warm white justru hanya terasa di area counter, pakai strip light. Uniknya, di area semi-outdoor/smoking malah pakai lampu yang lebih warm lagi. Kontrasnya cukup terasa, jadi ambience antar area terasa agak “kepisah”, bukan satu kesatuan. Kalau malam hari, dari luar bangunan ini juga cenderung terlihat agak gelap dan kurang mencolok, padahal sudah pakai kaca lebar di fasad depan. Mungkin akan lebih optimal kalau pencahayaan area luar atau signage kafenya ditambah, supaya lebih mudah terlihat dari kejauhan. Area counter dan dinding belakangnya dibuat bertekstur kamprot, ini salah satu elemen yang cukup menarik secara visual. Sayangnya, aksen ini hanya terasa di area tersebut dan belum menyebar ke bagian lain bangunan, jadi kesannya agak tanggung. Untuk fasilitas, toiletnya cukup bersih, tapi standar saja. Menggunakan toilet basah, satu untuk perempuan dan satu untuk laki-laki, posisinya berdampingan. Dari sisi privasi, menurutku masih kurang karena jaraknya benar-benar bersebelahan secara langsung satu sama lain, tanpa ada sekat. Dari segi harga, menurutku tergolong cukup mahal jika dibandingkan dengan interior, kenyamanan duduk, dan porsi minuman yang sedang saja. Sistemnya self-service, jadi pengunjung mengambil pesanan sendiri di counter. Saat pulang, aku sempat disapa oleh staf, yang menurutku tetap jadi poin positif, meskipun memang hal dasar. Catatan ini aku tulis khusus dari sudut pandang pengunjung, semoga bisa jadi bahan evaluasi ke depannya.
cilacap JY
Bagas Aji Pratama
Izinnnn, tempat nya nyaman dan luas, good service buat mas nya
Write Review in the App
To write a review, please use the CilacapConnect app. Download for free!